Langsung ke konten utama

Nyaris Rampung, Namun Masih Kekurangan Dana Untuk Kubah

Gotong Royong adalah bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, dan merupakan warisan budaya bangsa, nilai dan perilaku gotong royong bagi masyarakat Indonesia sudah menjadi pandangan hidup, sehingga tidak bisa dipisahkan dari aktivitas kehidupannya sehari-hari. Sejak manusia bergabung dalam suatu masyarakat, maka, keselarasan menjadi suatu kebutuhan. Manusia hidup bermasyarakat jauh lebih menguntungkan, efisien dan efektif dari pada hidup soliter, sendirian, pada waktu itu pula manusia belajar untuk tenggang rasa dan bersikap toleran terhadap yang lain.

Gotong royong Langgar Darul Maarif Jumat (14/4) yang di hadiri Camat Waru Suminto, Kepala Desa Bangun Mulya Budi Utomo dan Bhabinkamtibmas Aiptu Mundakir, para warga RT 014 dan Komunitas Yamaha Motor Club (YMC) komunitas yang senantiasa hadir di kegiatan sosial.

Murtam (40 thn) Ketua RT 014 Desa Bangun Mulya Menuturkan inilah warga RT 014 dengan semangat dan rukun merupakan harapan kami di tambah lagi dengan di bangunnya Langgar Darul Maarif.

Bermula dari hibah tanah dari H.Mungi Warga Desa Bangun Mulya untuk pembuatan Langgar merupakan suatu berkah buat warga kami," tuturnya, belum lagi sumbangan dana membuat semangat warga kian meningkat untuk melakukan swadaya di tambah lagi alokasi dana dari Desa.

Murtam menuturkan meskipun kondisi saat sekarang belum rampung tetapi warga sudah melaksanakan sholat berjamaah di Langgar Darul Maarif, ada memang sedikit ketimpangan dengan belum adanya kubah langgar, ini menurut saya sangatlah ganjil, mudah-mudahan sebelum bulan Ramadhan sudah siap semua," tambahnya.

Tanggapan warga RT 014 Desa Bangun Mulya, Suprihatin sangat lah berharap agar langgar ini cepat selesai,karena memang langgar di sini sangat di harapkan oleh warga,harapan lain semoga kekurangan-kekurangan yang ada bisa terpenuhi, semoga ada para donatur untuk penyelesaian kekurangan yang ada" ungkapnya.(lr)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PT. STN Gelar Tabligh Akbar, Mendatangkan Penceramah Kondang

Babulu - Ada sosok dai yang belakangan begitu dinanti kedatangannya, dai yang sebelumnya dikenal sebagai Ustad Gaul, kini menjelma jadi dai sejuta umat. Tidak lagi hanya kawasan timur dan tengah Pulau Jawa, tapi kini sudah merambah kawasan lain di luar Pulau Jawa. KH. Anwar Zahid dari Bojonegoro, Jawa Timur ini bukan kali pertama menginjak bumi Borneo Kabupaten Penajam Paser Utara, kehadiran Ustad gaul KH. Anwar Zahid kali ini di Kabupaten Penajam Paser Utara untuk yang kesekian kali nya yaitu hari Rabu, 9/8/2017, Pukul 20:30 Wita. Ceramah-ceramahnya di youtube ditonton tidak hanya ribuan tapi hingga ratusan ribu, isi ceramahnya yang berisi, namun disampaikan dengan bahasa sederhana, lucu, dan merakyat. Singkat kata, dia jadi idola baru. PT STN atau Sukses Tani Nusasubur adalah sebuah perusahaan sawit anak perusahaan PT. Astra Agro yang beroperasi di bidang perkebunan kelapa sawit di Desa Labangka, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara. Dalam rangka Tabligh Akbar, ...

Camat Sepaku Pimpin Apel Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru 2018

Sepaku - Guna memantapkan sinergitas dan menjalin kebersamaan, Muspika Sepaku bersama  Anggota Koramil 0913-04 Sepaku,  Anggota Polsek Sepaku, Satpol PP Sepaku, menggelar apel bersama, dalam rangka pengamanan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 bertempat di Halaman Polsek Sepaku dan yang bertindak selaku irup Camat Sepaku Risman Abdul S.sos, Minggu 24/12/2017. Dalam apel Pengamanan Natal 2017 dan pengamanan Tahun Baru 2018 bersama juga dihadiri oleh, Kapolsek Sepaku AKP Suyono. SH, Danramil 0913-04/Sepaku.Kapten Inf Priyanto,. Apel bersama itu dilakukan dengan tujuan untuk mempererat hubungan antara Kec. Sepaku, Koramil 0913-04/Sepaku, dan Polsek Sepaku, Dalam sambutannya, Camat Sepaku Risman Abdul S.sos menegaskan bahwa menjelang hari-hari keagamaan maka sudah sepatutnya aparatur negara melaksanakan pengamanan dan juga memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru banyak kegiatan masyarakat yang akan dilakukan, untuk itu s...

KESEJAHTERAAN GURU DENGAN ZONASI GURU DAN P3K SOLUSIKAH?

Penulis: Desi Noviyanti (Guru Bimbingan dan konseling) Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), belum berencana mengusulkan formasi perekrutan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K untuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan sebagai pengganti pegawai honorer kepada pemerintah pusat.Hal ini disebabkan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan atau BKPP Kabupaten Penajam Paser Utara belum mengusulkan formasi perekrutan P3K untuk tahap dua. Pendaftaran perekrutan pegawai pemerintah dangan perjanjian kerja tahap dua rencanannya dibuka April setelah pelaksanaan Pemilihan Umum atau Pemilu 2019. Pemkab PPU mewacanakan menyusun formulasi untuk P3K hal ini dilatar belakangin dengan terbitnya peraturan pemrintah (PP) No. 49 tahun 2018 tentang manajemen P3K pada 22 November lalu, dan dalam pasal 4 dijelaskan setiap instansi pemerintahan wajib menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan P3K berdasarkan analisis beban kerja. Namun alih-alih menjadi solusi, hal ini...