Langsung ke konten utama

Postingan

Legalisasi Kesyirikan Melalui Pariwisata

Oleh: Fath Astri Damayanti, S.Si (Pemerhati Lingkungan dan Politik) Pariwisata saat ini menjadi salah satu sektor yang dikembangkan di setiap daerah hingga ke tingkat Kabupaten. Pasalnya pariwisata dianggap mampu menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) selain pajak dan retribusi. Dengan adanya pariwisata akan membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar, baik dari penginapan, penjualan makanna dan minuman, souvenir khas daerah, dan fasilitas lainnya. Maka tak heran di setiap daerah akhirnya menggenjot agar pariwisata digalakkan, anggaran disediakan untuk mengelola pariwisata termasuk sarana, fasilitas dan infrastruktur untuk mendukung pariwisata. Dinas terkait pun diberdayakan untuk melakukan promosi dan bertanggungjawab terhadap pengelolaan pariwisata. Hanya saja yang perlu menjadi perhatian adalah, ketika pariwisata tersebut mengarah kepada animisme-dinamisme (kesyirikan). Tak sedikit pariwisata di Indonesia terkait dengan praktik tersebut, sebagian besar berupa larung sesa...

Eksistensi Orang Batak di PPU, Menjunjung Tinggi Adat Istiadat Lokal

Waru, PenajamTerkini - Orang Batak di perantauan (parserahan) dalam pergaulan kehidupannya pastilah mencari orang Batak, sekalipun berbeda marga. Ikatan budaya dan adat serta karakter menjadi pengikat atas kerinduan tersebut, "mangkuling do mudar" hubungan darah sesama orang Batak pasti berbicara dalam hal ini. Jika sudah bertemu dalam satu wilayah, beberapa orang Batak maka akan segera membuat komunitas/kumpulan (parsadaan) adat dan budaya. Jika komunitas ini semakin berkembang di mana pendatang baru semakin banyak dan beragam marganya, maka perlahan akan muncul komunitas klan besar marga dan selanjutnya hingga muncullah komunitas marga, sub marga (punguan saompu). Itulah cikal bakal adanya kumpulan marga (punguan marga) hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Ikatan marga (samudar/sedarah), adat budaya dan melankolisme bona pasogit menjadi pengikat dalam kumpulan ini. Seperti Punguan "Dia Toha" Penajam Paser Utara Berdiri 1996, yang di ketuai saat ini ole...

Melindungi Keluarga Dari Bahaya Sekulerisme

Oleh : Faizah Rukmini, S.Pd (Praktisi Pendidikan & Pengamat Sosial Politik) يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ “ Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. at-Tahrim: 6) Menurut Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, makna “jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” adalah lakukanlah ketaatan kepada Allah dan tinggalkan maksiat serta suruhlah mereka untuk berdzikir kepada Allah. Maka dengannya Allah selamatkan kalian dari api neraka”. Sementara Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa makna “peliharalah dirimu dan keluargamu d...

Darurat Pergaulan Remaja Selamatkan Dengan Khilafah..!!

Oleh : Fatimah Az-Zahra,SEI (pemerhati masalah sosial dan politik) Dunia pendidikan digegerkan oleh temuan terkait tindak asusila melalui group Whatsapp yang berangotakan 24 siswa siswi kelas IX di salah satu sekolah menengah pertama di Cikarang Selatan, yang bernama " All Stars". Dalam group itu ditemukan ada 42 video porno dan juga adanya ajakan mesum (berhubungan badan) secara massal. Naudzubillahi mindzalik..!! Pun dengan fakta pahit dari  lingkungan sekolah menengah pertama di lampung, 12 siswi hamil diluar nikah. Siswi tersebut terdiri dari kelas VII, VIII, IX. Ada apa dengan moral remaja sekarang?  Siapakah yang bertangung jawab atas masalah ini? Sadarilah Generasi muda adalah aset bangsa buat masa depan yang harus dijaga dari paparan pornokasi dan pornografi yang merusak akal dan menghancurkan kepribadian islamiyah. Hal ini terjadi karena pondasi iman para remaja indonesia masih rapuh dan jauh dari pemahaman islam dikarenakan pola asuh yang keliru yang t...

Bertakziah Ke Kediaman Warga, Salah Satu Wujud Pelayanan Kepolisian

Babulu Penajam terkini - Polres Penajam Paser Utara melalui Kapolsek Babulu Iptu Alimuddin SH, bertakziah ke rumah duka almarhumah Melyana anak dari H. Aco Desa Babulu Darat RT 028, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis 27/9/2018. Membaur bersama warga, takziah ini wujud dari rasa simpati dan perhatian kepada warga di wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Babulu, baik secara kedinasan maupun kekeluargaan yang selama ini sudah terjalin dan terbina sangat erat di lingkungan Kecamatan Babulu.  Almarhumah dikenal sosok yang santun dan ramah, meninggal dunia karena penyakit kanker yang dideritanya, Pada kesempatan tersebut Kapolsek Babulu Iptu Alimuddin SH, menyampaikan pesan kepada keluarga almarhumah, bahwa keluarga besar Polsek Babulu turut berbela sungkawa yang sedalam dalamnya, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. Selain Kapolsek, hadir pula Kanit Bhinmas Ipda Widodo dan Ka spkt regu II Aiptu Mahmud, bukan hanya bertakzia...

Dampak Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Hingga Pasar Tradisional?

Waru, Penajam terkini  - Pasar tradisional merupakan tempat jual beli komoditi (sembako) dengan harga yang relatif terjangkau oleh semua kalangan masyarakat. Tawar menawar soal harga adalah ciri khas pasar tradisional yang menjadikan antara penjual dengan pembeli terkesan akrab. Dengan naiknya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing (Dolar) yang menjadi isu nasional juga berdampak sampai ke pasar tradisional walaupun tidak terlalu signifikan, karena hanya beberapa jenis barang yang ikut terdampak dengan naiknya nilai tukar rupiah terutama harga emas. Minggu 16/09/2018. Penjual emas di pasar tradisional Waru H.Masran, ketika di wawancarai Penajam Terkini mengatakan, "harga emas memang selalu mengikuti nilai tukar rupiah, kalau dolar naik maka harga emaspun ikut naik, dampaknya pada kami penjual emas di pasar tradisional jadi sepi pembeli, karena lebih banyak masyarakat yang menjual emasnya daripada yang membeli, tapi ini sudah menjadi hal yang wajar menurut pengalaman ka...

Paud Pertiwi di Kecamatan Waru Senantiasa Berbenah

Waru, Penajam Terkini - Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) KB.PERTIWI  yang ber alamat di Jln. Gelinggang RT 003, Kelurahan Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, selalu mengukir dan mendapat prestasi di segala kegiatan maupun perlombaan, itu semua berkat peran serta dari ibu-ibu wali murid yang ikut berpartisipasi mendukung proses belajar mengajar di sekolah maupun kegiatan di luar sekolah, seperti gotong royong pada hari ini. Jumat 14/09/2018. Program gotong royong yang dicanangkan oleh Pemerintah Kelurahan Waru rupanya mendapat sambutan baik dari semua lapisan masyarakat, karena kegiatan tersebut sangat banyak manfaatnya,s elain lingkungan menjadi bersih aman dan nyaman, juga bisa menjadi sarana tali silaturahmi antar warga masyarakat termasuk ibu-ibu wali murid KB.PERTIWI. Ketua Komite sekolah Paud KB.Pertiwi Istianah ketika di wawancarai awak media mengatakan,  "gotong royong di lakukan sebulan sekali pada hari Jumat, di Minggu pertama, kegiatan ...